Tag Archives: *** Imunologi

6 Komponen imunitas non spesifik

Semua organisme multiselular (termasuk tumbuhan, invertebrata, dan vertebrata) memiliki mekanisme intrinsik sebagai pertahanan terhadap mikroorganisme. Mekanisme pertahanan ini disebut sebagai imunitas non spesifik (disebut juga imunitas alamiah) dan bersifat selalu siap untuk mengenali dan mengeliminasi mikroba. Imunitas non spesifik tidak bereaksi terhadap bahan-bahan non mikroba. Imunitas non spesifik berbeda dengan imunitas spesifik yang harus distimulasi dan beradaptasi terlebih dahulu sebelum

Baca selengkapnya

Perkembangan Sistem Imunitas Spesifik dan Nonspesifik

Evolusi perkembangan sistem imun dapat dianggap sebagai suatu seri respons adaptif terhadap lingkungan yang berubah-ubah dan potensial rawan. Evolusi perkembangan sistem imun yang ditinjau dari sudut keragaman berbagai macam spesies, dari spesies yang paling primitif sampai yang paling berkembang yaitu manusia, dinamakan filogeni sistem imun. Pengaruh lingkungan yang rawan ini akan menimbulkan seleksi spesies yang paling dapat beradaptasi terhadap lingkungan

Baca selengkapnya

Penyakit Disebabkan Antibodi dan kompleks Antigen-Antibodi Hipersensitifitas Tipe II-III

Penyakit Disebabkan Antibodi dan kompleks Antigen-Antibodi Hipersensitifitas Tipe II-III Antibodi terhadap antigen sel dan jaringan dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan penyakit (reaksi hipersensitivitas tipe II). Antibodi IgG dan IgM yang berikatan pada antigen sel atau jarinagn menstimulasi fagositosis sel-sel tersebut, menyebabkan reaksi inflamasi,  aktivasi komplemen menyebabkan sel lisis dan fragmen komplemen dapat menarik sel inflamasi ke tempat terjadinya reaksi, juga

Baca selengkapnya

Imunitas Humoral

Imunitas humoral Imunitas humoral adalah imunitas yang diperankan oleh sel limfosit B dengan atau tanpa bantuan sel imunokompeten lainnya. Tugas sel B akan dilaksanakan oleh imunoglobulin yang disekresi oleh sel plasma. Terdapat lima kelas imunoglobulin yang kita kenal, yaitu IgM, IgG, IgA, IgD, dan IgE. Limfosit B juga berasal dari sel pluripotensial yang perkembangannya pada mamalia dipengaruhi oleh lingkungan bursa

Baca selengkapnya