ALERGI ONLINE

PENGALAMAN PRAKTEK KLINIS : Anak Dengan Infeksi Saluran Kemih Berulang dan Alergi Makanan

Advertisements

Seorang ibu datang ke praktek klinik dokter dengan membawa anaknya yang perempuan berusia 3 tahun dengan keluhan sering mengalami infeksi saluran kemih berulang. Keluhan lain anak sering batuk pilek, demam dan sulit makan berkepanjangan sehingga Berat Badan sulit naik. Sejak setahun terakhir sudah 5 kali anak diberi antibiotika untuk pengobatan infeksi saluran kemih tetapi saat dilakukan evaluasi kultur urine selalu masih muncul bakteri dengan jumlah lebih 100.000 kuman. Uniknya kuman yang terdeteksi selalu berganti ganti, dan beberapa kali ditemukan 2 atau 3 bakteri sekaligus dalam satu kali pemeriksaan kultur urine. Sudah banyak dokter dikunjungi termasuk ahli urologi anak dan banyak pemeriksaan termasuk USG Ginjal dilakukan tetapi kesimpulan semua dokter secara anatomis sistem saluarn kencing normal.

Saat membaca artikel dalam situs www.alergiku.com mengungkapkan bahwa alergi makanan berkaitan dengan infeksi saluan kemih berulang maka orangtuapun tertarik berkonsultasi.

Pada waktu konsultasi pertama anak membawa hasil kultur utone baru diperiksa seminggu  sebelumnya dan hasilnya baru keluar 1 hari sebelum konsultasi. Hasil kultur urine didapatkan bakteri tunggal dengan jumlah lebih dari 100.000 mm3.

Dari hasil anamnesa riwayat penyakit sering didapatkan anak berulang mengalami batuk, pilek dan demam. Saat demam dan bacan hanhgat selalu disertai dengan batuk dan pilek, Sehingga setiap demam dokter selalu memeriksa kultur urone karena menganggap demam berulangnya karena infeksi saluran kencing. Setelah dicermati ternyata demam berulang angat mungkin berkaitan dengan infeksi saluran napas berulang.

Advertisements

Ditemukan juga riwayat hipersensitif pencernaan didapatkan keluhan anak sering mual, muntah, nyeri perut, BAB sulit, bibir kering, lidah putih dan mulut kadang berbau. Di dapatkan juga keluhan kulit sensitif sering muncul kemerahan di leher, punggung, dada dan saluarn kemih. Anak juga sering menggosok mata dan telinga. Anak juga mengalami gangguan tidur, anak kinestetik berlebihan tidak bisa diam, emosi tinggi, mudah marah dan kosnentrasi rendah karena sulit dipanggil dan tidak bisa diam dan lama saat melakukkan aktifitas permainan.

BACA  Benarkah Alergi Kulit Anakku Karena Sabun ?

Anamnesa keluarga ddapatkan anak secara fenotip wajahnya mirip ibunya demikian juga golongan darahnya sama dengan ibu. Ternyata ibu juga sering mengalami flu hilang timbul berkepanjangan sudah 6 bulan. Selain itu dikatakan ibu juga didapatkan gangguan maag yang kronis, mengalami infeksi saluran kencing dan sering keputihan. Ibu juga megalami kulit yang sensitif dan sering gatal di tempat sekitar vagina.

Dari semua data anamesa, pemeriksaan fisik dan laborotaorium dapat disimpulkan bahwa selama ii anak sering mengalami infeksi saluran napas akut berulang (Recurrent infection). Saat terkena ISPA sering mengalami gangguan saluran cerna, dan gangguan kulit termasuk kemerahan di sekitar vagina. Infeksi berulang sementara diduga karena kekebalan tubuh yang berkaitan yang sangat mungkin berkaitan dengan alergi saluran cerna yang juga dialami. Ternyata kekebalan tubuh sebagian besar dibentuk di saluran cerna, saat alergi saluran cerna tidak terkendali maka anak mudah sakit batuk, pilek dan demam. Saat terjadi infeksi saluran napas gejala alergi meningkat termasuk saluran cerna dan kulit teritama di sekitar vagina. Reaksi kulit di vagina dan inflamasi berulang karena alergi dan infeksi diduga mempermudah terjadi infeksi saluarn kencing berulang.

Pendekatan yang dilakukan adalah melakukan eliminasi provokasi makanan selama 3 minggu. Juga diberikan anti inflamasi dan anti histamin tanpa diberikan antibiotika untuk ISK, Saat dilakukan evaluasi dalam 3 minggu keluhan kulit, saluran cerna dan batuk pilek yang sauh lama juga membaik. Selain itu juga didapatkan peningkatan Berat Badan sebesar 1 kilogram dalam 3 minggu. Ternyata gangguan lain termasuk gangguan tidur, gangguan emosi dan gangguan konsentrasi tampak ada perbaikan.

Setelah dilakukan kultur urine hasilnya sangat mengejutkan ternyata kultur urine steril tanpa pemberian antibiotika. Diduga bakteriuri yang muncul bukan dikandung kemih tetapi di sekitar uretra atau saluran kencing bagian bawah. Hal inilah yang menjelaskan mengapa Gold Standard ISK adalah pemeriksaan urine intrapubik, karena pemeriksaan urin tampung beresiko tercemar bakteri disekitar tempat saluarn kenicng bagian bawah.

BACA  Imunologi Mukosa Pada Alergi Makanan

Referensi

  • Donald L. Unger, Francis Kubik, Leon Unger, URINARY TRACT ALLERGY. JAMA July 11, 1959
  • Anne Harrison. Allergy and Urinary Infections: Is There an Association Pediatrics 
  • A J Horesh, Allergy and recurrent urinary tract infections in childhood. Ann Allergy. 1976 Jan;36(1):16-22.PMID: 1259203
  • Stauffer CM, van der Weg B, Donadini R, Ramelli GP, Marchand S, Bianchetti MG. Family history and behavioral abnormalities in girls with recurrent urinary tract infections: a controlled study. J Urol. 2004 Apr;171(4):1663-5. doi: 10.1097/01.ju.0000117701.81118.f0. PMID: 15017262
  • Norborne B. Powell, Elizabeth B. Powell, Orville C. Thomas, Joseph T. Queng, and John P. McGovern. Allergy of the Lower Urinary Tract. Journal of Urology1 Apr 1972.https://doi.org/10.1016/S0022-5347(17)61100-5
  • Watson H, Singh E, Hermans M, Coffield K and Keegan G (2018) Recurrent Eosinophilic Cystitis: A Case Responsive To Steroids Journal of Urology, VOL. 147, NO. 3 Part 1, (689-692), Online publication date: 1-Mar-1992.
  • Spark R, Gleason D, Debenedetti C and Gigax J (2018) Is Eosinophilic Ureteritis An Entity? 2 Case Reports and Review Journal of Urology, VOL. 145, NO. 6, (1256-1260), Online publication date: 1-Jun-1991.
  • Horner S and Weingarten J (2018) Eosinophilic Cystitis in a Renal Allograft Recipient Journal of Urology, VOL. 144, NO. 2 Part 1, (342-343), Online publication date: 1-Aug-1990.
  • Sutphin M and Middleton A (2018) Eosinophilic Cystitis in Children: A Self-Limited Process Journal of Urology, VOL. 132, NO. 1, (117-119), Online publication date: 1-Jul-1984.
  • Rubin L and Pincus M (2018) Eosinophilic Cystitis: The Relationship of Allergy in the Urinary Tract to Eosinophilic Cystitis and the Pathophysiology of Eosinophilia Journal of Urology, VOL. 112, NO. 4, (457-460), Online publication date: 1-Oct-1974.

 

Advertisements
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *