KONSULTASI KESEHATAN: Benarkah nyeri berkepanjangan berkaitan dengan Long Covid-19 ? Benarkah berkaitan dengan alergi makanan ?

Advertisements
Advertisements
Spread the love

KONSULTASI KESEHATAN: Benarkah nyeri berkepanjangan berkaitan dengan Long Covid-19 ? Benarkah berkaitan dengan alergi makanan ?

DOK, anak saya usia 9 tahun. Selama 2 bulan terakhir ini mengalami nyeri kaki kakanan dan kiri. Nyeri terutama pada tumit dan telapak kaki. Beberapa bulan sebelumnya mengalami covid19, dean PCR positif. Memang selama ini kaki anak saya sering nyeri dan saki sejak usia 6 tahun, Tetapi sebelumnya sangat jarang dan nyeri ringan, Tapi kali ini sejak 2 bulan ini semaki sering nyeri kaki hingga kadan tidak bisa jalan, Saa sudah berobat ke banyak dokter, tetapi tidak tampak perbaikan yang berarti. Apakah ada hubungannya dengan covid19, dok ? Apakah ada hubungannya denan alergi makanan dok ?

DR WIDODO JUDARWANTO pediatrician , Dr Audi Yudhasmara menjawab

Gangguan atritis atau nyeri pada tungkai dan tulang punggung, beberapa kali dilaporkan dan dikeluhkan  pada anak setelah mengalami ifeksi Covid19 meski pada umunya mengalami Covid19 ringan dengan gejala demam tanpa sesak. Beberapa literatur meujukkan kondisi tersebut, namun masih perlu dilakukan penelitian lebih jauh tentang keterkaitannya.

Pada beberapa laporan kasus tentang terjadinya Sindrom inflamasi multisistem (MISC)  akibat infeksi COVID-19 pada anak-anak dan remaja yang sebelumnya sehat. Hal ini berpotensi mengancam nyawa dan diobati awalnya dengan imunoglobulin intravena dan aspirin tetapi mungkin memerlukan pengobatan antibodi monoklonal anti-inflamasi pada kasus yang parah. Infeksi SARS-CoV-2 dapat menyebabkan sindrom aktivasi makrofag, chilblains, dan kambuhnya penyakit reumatologi yang ada. Pandemi telah menyebabkan munculnya beberapa kondisi rematik di kemudian hari karena orang tua dan pasien telah menghindari pengaturan perawatan kesehatan. PubMed dan sarjana Google telah digunakan untuk meninjau literatur tentang kondisi reumatologi akibat COVID-19 dan pilihan pengobatan saat ini.

Tentang alergi berkaitan dengan artitis juga dilaporkan oleh banyak kasus penderita alergi makanan khususnya alergi gastrointestinal. Ganggua nyeri artritis tersebut biasanya akan membaik setelah beberapa bulan bahkan dilaporkan nyeri masih berlangsung hingga 6- 12 bulan hilang timbul.

Nyeri artritis alergi adalah keluhan yang sering dialami seseorang baik anak atau dewasa. Gangguan tersebut akan meningkat setelah usia 35 tahun. Nyeri dengan berbagai manifestasi penyebab dan berbagai faktor. Salah satu yang saat ini menjadi perhatian adalah nyeri karena pengaruh alergi makanan. Salah stau comtoh gangguan itu adalah artritis alergi. Artritis adalah masalah kesehatan yang ditandai dengan peradangan sendi, yang dapat menyebabkan komplikasi serius untuk tulang dan jaringan di sekitar sendi yang terjangkit. Kondisi ini dapat dipicu atau diperparah oleh berbagai macam faktor, termasuk reaksi simpang makanan di antaranya alergi makanan, intoleransi makanan dan obat-obatan tertentu.

Pada kasus artritis alergi, sistem imun pasien bereaksi terhadap penyebab alergi, seperti meningkatkan suhu tubuh untuk melawan infeksi. Akan tetapi, respon imunologikal dapat mengakibatkan berbagai komplikasi seperti artritis reumatoid.

Advertisements

Artritis alergi dapat menyebabkan peradangan pada sendi tangan, pergelangan, dan kaki, tetapi juga dapat memengaruhi bagian lain tubuh. Jutaan orang di seluruh penjuru dunia mengalami artritis reumatoid, jumlah tersebut termasuk pada pasien yang mengalami artritis alergi karena sistem kekebalan tubuh tubuh mereka merespon jenis makanan dan obat-obatan tertentu. Artritis alergi juga dapat memengaruhi pasien dari segala usia dan jenis kelamin.

Artritis alergi dapat menyebabkan komplikasi serius seperti sindrom lorong karpal, peradangan pada mata, paru-paru, pembuluh darah, jantung, serta meningkatkan risiko terkena serangan jantung atau stroke. Sindrom lorong karpal menyebabkan pada tangan tertekan, sehingga memengaruhi saraf yang bertanggung jawab untuk mengendalikan pergerakan dan sensasi pada tangan. Apabila tidak diperiksa dan diobati, artritis alergi dapat juga merusak sendi, tulang, tendon, dan tulang rawan. Pada kasus yang lebih serius, dapat menyebabkan kecacatan pada sendi. Baca selengkapnya artikel  10 Gangguan Arthritis Yang Membaik dengan Intervensi Alergi Makanan

Pada beberapa kasus yang kami temui dalam praktek sehari hari ternyata penanganan alergi makanan denan melakukan Oral Food Challnge ternyata memperbaiki keluhan dengan mengurangi resiko pemberian obat nyari dan anti inflamasi jangka panjang.

Baca selengkapnya di

Referensi

  • El-Hor N, Adams M. Pediatric Rheumatologic Effects of COVID-19. Pediatr Clin North Am. 2021 Oct;68(5):1011-1027. doi: 10.1016/j.pcl.2021.05.002. PMID: 34538296; PMCID: PMC8445755.
  • Chaudhry ZS, Nellessen N, Reis C, Sharip A. The development of inflammatory arthritis following SARS-CoV-2 infection: a systematic review of the literature. Fam Pract. 2022 Apr 8:cmac029. doi: 10.1093/fampra/cmac029. Epub ahead of print. PMID: 35395090.
  • Panush RS1.Food induced (“allergic”) arthritis: clinical and serologic studies. J Rheumatol. 1990 Mar;17(3):291-4.
  • Panush RS, Stroud RM, Webster EM. .Food-induced (allergic) arthritis. Inflammatory arthritis exacerbated by milk. Arthritis Rheum. 1986 Feb;29(2):220-6.
  • Panush RS. Food induced (“allergic”) arthritis: clinical and serologic studies. J Rheumatol. 1990 Mar;17(3):291-4. s.
  • Hvatum M, Kanerud L, Hällgren R, Brandtzaeg P. The gut-joint axis: cross reactive food antibodies in rheumatoid arthritis. Gut. 2006 Sep;55(9):1240-7. Epub 2006 Feb 16.
  • Carini et. al. (1987). IgE complexes in food allergy. Ann Allergy. 1987 Aug;59(2):110-7.
  • Carini et. al. (1987). Immune complexes in food-induced arthralgia. Ann Allergy. 1987 Dec;59(6):422-8.
  • Darlington LG, Ramsey NW. (1993). Review of dietary therapy for rheumatoid arthritis. Br J Rheumatol. 1993 Jun;32(6):507-14.
  • DaWidowicz et. al. (2008). Unexplained polyarthralgia and celiac disease. Joint Bone Spine. 2008 May;75(3):325-8. Epub 2007 Oct 15.
Advertisements
Advertisements
Advertisements
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.