Category Archives: *** Imunologi Klinik

Immunization and TLR8

Immunization and TLR8 Dendritic cells (DCs) are professional antigen-presenting cells (APCs) that play a vital role in shaping adaptive immunity. DC maturation begins when endogenous or exogenous danger molecules are recognized by pattern recognition receptors (eg, Toll-like receptors [TLRs]), triggering upregulation of costimulatory molecules and production of immune-polarizing cytokines. Of note, human newborn DCs demonstrate impaired TH1 responses and particularly low production

Baca selengkapnya

Sistem Kekebalan Tubuh Bayi Baru Lahir dan Manfaat Imunologis dari ASI

Sistem Kekebalan Tubuh Bayi Baru Lahir dan Manfaat Imunologis dari ASI Seorang bayi baru lahir belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang matang dan seringkali tidak dapat melakukan respon imun yang efektif. Bayi yang baru lahir umumnya dilindungi oleh antibodi yang mereka terima melalui plasenta sebelum kelahiran dan melalui ASI ibu mereka setelah kelahiran. Antibodi ini akan sama dengan yang ada

Baca selengkapnya

Sistem Imun Pada Bayi Baru Lahir

Sistem Imun Pada Bayi Baru Lahir Sistem kekebalan tubuh bayi belum sepenuhnya berkembang sampai berusia enam bulan. Sementara itu, antibodi imunoglobulin ibu hamil dapat melewati melalui melalui aliran darah plasenta, dan janin. Antibodi ini adalah bagian penting dari sistem kekebalan janin. Mereka mengidentifikasi dan mengikat zat berbahaya, seperti bakteri, virus, dan jamur yang masuk ke dalam tubuh. Ini memicu sel

Baca selengkapnya

Penanganan Terkini Juvenile rheumatoid arthritis (JRA)

Penanganan Terkini Juvenile rheumatoid arthritis (JRA) Juvenile rheumatoid arthritis (JRA) bukanlah suatu  penyakit yang berdiri sendiri. Tetapi merupakan sekelompok penyakit yang masih tidak diketahui penyebabnya yang bermanifestasi peradangan kronis. Kemajuan dalam perawatan selama 30 tahun terakhir telah mengubah prognosa untuk bentuk yang lebih parah dari penyakit ini. Awal perawatan terbatas pada penggunaan salicylates kemudian lainnya nonsteroidal obat anti-kobaran (NSAIDs) mengakibatkan banyak pasien

Baca selengkapnya

Penyakit Defisiensi Imun

Penyakit Defisiensi Imun Penyakit defisiensi imun  adalah sekumpulan aneka penyakit yang karena memiliki satu atau lebih ketidaknormalan sistem imun, dimana kerentanan terhadap infeksi meningkat. Defisiensi imun primer tidak berhubungan dengan penyakit lain yang mengganggu sistem imun, dan banyak yang merupakan akibat kelainan genetik dengan pola bawaan khusus. Defisiensi imun sekunder terjadi sebagai akibat dari penyakit lain, umur, trauma, atau pengobatan.

Baca selengkapnya

PENYAKIT BERKAITAN DENGAN FAGOSIT MONONUKLEAR

PENYAKIT BERKAITAN DENGAN FAGOSIT MONONUKLEAR Dalam keadaan produk lisozim berlebihan di jaringan dan tidak dapat dimetabolisme maka akan timbul penyakit yang tergolong dalam kelompok inborn error of metabolism dan hemosiderosis bila terjadi penimbunan besi seperti penyakit Hurler dan penyakit Gaucher, Penyakit yang dihubungkan dengan kekurangan fungsi fagositosis mononuklear, adalah infeksi oleh Mycobacterium tuberculosis terdapat hiperplasia sel ini secara wajar, terutama

Baca selengkapnya

Komposisi komponen ASI yang berfungsi sebagai sistem imunitas

Komposisi komponen ASI yang berfungsi sebagai sistem imunitas Zat Terlarut Selular Antibodi spesifik (sIgA, 7S IgA, IgG, IgE, IgD, komponen sekretorik) Sel imun spesifik (limfosit T dan B) Produk sel T Sel asesori (neutrofil, makrofag, sel epitel) Antigen histokompatibilitas Faktor-faktor nonspesifik (komplemen, faktor kemotaktik, properidin, interferon, α-fetoprotein, faktor bifidus, faktor antistafilokokus, substansi antiadherens, epidermal growth factor,  folate uptake enhancer, faktor

Baca selengkapnya

The gastrointestinal tract as an organ of immunity

The gastrointestinal tract as an organ of immunity The body is continuously exposed to damage by viruses, bacteria, and parasites; ingested toxins and chemicals, including drugs and food additives; and foreign protein of plant origin. These insults are received by the skin, the respiratory system, and the digestive system, which constitute the interface between the sterile body interior and the

Baca selengkapnya

Tanda dan Gejala Churg Strauss Syndrome

CSS adalah penyakit progresif yang terdiri dari tiga tahap yang berbeda: tahap alergi, tahap hipereosinofilik dan tahap vaskulitis. Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang efektif, tidak semua orang didiagnosis dengan Churg Strauss Syndrome mengalami tiga fase, atau mengalami secara berurutan. Fase Prodromal Tahap pertama sering disebut fase prodromal. Prodromal berarti gejala yang terjadi pada awal penyakit. pertama, fase alergi ini,

Baca selengkapnya

Inflamasi Memicu Respon Imun Tidak Adekuat Menjadi Infeksi Virus Kronik

​ Inflamasi Memicu Respon Imun Tidak Adekuat Menjadi Infeksi Virus Kronik Di bawah pengaruh interferon, infeksi virus kronis menyebabkan peradangan yang kuat. Hal ini menyebabkan sel B untuk memulai respon imun yang tidak memadai yang pertama mengoptimalkan produksi antibodi untuk waktu yang singkat, namun kemudian dengan cepat reda. Para ilmuwan di University of Basel menemukan mekanisme baru yang mendasar menjelaskan

Baca selengkapnya

Sistem Komplemen dan Penyakit Yang Terjadi

Sistem Komplemen adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh bawaan. Sistem pelengkap memainkan bagian penting dalam pertahanan terhadap organisme piogenik. Mempromosikan respon inflamasi, menghilangkan patogen, dan meningkatkan respon imun. Kekurangan dalam kaskade komplemen dapat menyebabkan infeksi berat dan sepsis. Selain memainkan peran penting dalam pertahanan host terhadap infeksi, sistem komplemen adalah mediator baik dalam patogenesis dan pencegahan penyakit kompleks imun, seperti lupus

Baca selengkapnya

The cluster of differentiation, Immunophenotyping of Cells

The cluster of differentiation (cluster of designation or classification determinant) (often abbreviated as CD) is a protocol used for the identification and investigation of cell surface molecules providing targets for immunophenotyping of cells. In terms of physiology, CD molecules can act in numerous ways, often acting as receptors or ligands (the molecule that activates a receptor) important to the cell.

Baca selengkapnya

The New List of Human Interleukins 1-36: Target Receptor, Target Cells and Function

Interleukins are a group of cytokines (secreted proteins and signal molecules) that were first seen to be expressed by white blood cells (leukocytes). The function of the immune system depends in a large part on interleukins, and rare deficiencies of a number of them have been described, all featuring autoimmune diseases or immune deficiency. The majority of interleukins are synthesized

Baca selengkapnya

Penyakit Disebabkan Sel T, Limfosit atau Reaksi Hipersensitivitas Tipe IV

Peranan dari limfosit T pada penyakit imunologis pada manusia telah semakin dikenal dan diketahui. Patogenesis dan tatalaksana penyakit autoimun pada manusia pada saat ini lebih ditujukan pada kerusakan jaringan yang disebabkan terutama oleh sel limfosit T. Hampir semua penyakit yang diperantarai T cell disebabkan oleh mekanisme autoimun. Reaksi autoimun biasanya ditujukan langsung terhadap antigen pada sel yang distribusinya terbatas pada

Baca selengkapnya

Respon Umum Imunologi Mukosa

Sistem kekebalan dapat membentuk berbagai macam sel dan molekul yang dapat mengenali dan menghilangkan mikroorganisme dalam jumlah besar (virus, bakteri, dan parasit) dan bahan-bahan lain yang berbahaya. Respons imun dibagi menjadi dua bagian yaitu imunitas alamiah dan imunitas didapat. Perbedaan keduanya adalah imunitas alamiah melibatkan mekanisme pertahanan tidak spesifik terhadap patogen tertentu contohnya fagositosis sedangkan imunitas didapat memiliki spesifisitas yang

Baca selengkapnya

Imunitas Humoral dan Imunoglobulin

Imunitas humoral, yaitu imunitas yang dimediasi oleh molekul di dalam darah, yang disebut antibodi. Antibodi dihasilkan oleh sel B limfosit. Mekanisme imunitas ini ditujukan untuk benda asing yang berada di luar sel (berada di cairan atau jaringan tubuh). B limfosit akan mengenali benda asing tersebut, kemudian akan memproduksi antibodi. Antibodi merupakan molekul yang akan menempel di suatu molekul spesifik (antigen)

Baca selengkapnya

Wikipedia: Immunology Basic, Clinical Immunology, Auto Immun

◾Common Variable Immunodeficiency ◾Complement Deficiencies ◾Complement Receptor Deficiency ◾Complement-Related Disorders ◾Contact Urticaria Syndrome ◾CSF Rhinorrhea ◾Delayed Hypersensitivity Reactions ◾Delirium Tremens (DTs) ◾Dermatologic Manifestations of Job Syndrome ◾Dermographism Urticaria ◾Drug Eruptions ◾Drug-Induced Photosensitivity ◾Drug-Induced Pigmentation ◾Dyshidrotic Eczema ◾Eosinophilia ◾Fixed Drug Eruptions ◾Food Allergies ◾Hereditary Angioedema ◾Hypereosinophilic Syndrome ◾Hypogammaglobulinemia ◾Id Reaction (Autoeczematization) ◾Immediate Hypersensitivity Reactions ◾Immunoglobulin A Deficiency ◾Immunoglobulin D Deficiency ◾Immunoglobulin

Baca selengkapnya

3 Penyakit yang berhubungan dengan Sitokin

3 Penyakit yang berhubungan dengan Sitokin Penyakit keseimbangan Th1-Th2 Subset sel Th1-Th2 saling berpengaruh dan diantara kedua subset ada regulasi silang. Contohnya adalah mengenai adanya reaksi silang sitokin adalah lepra yangdisebabkan M.Lepra, patogen intraselular yang bertahan hidup dalam fagosom makrofag. Syok Septik Gangguan dalam jaring regulator kompleks yang mengatur ekspersi sitokin dan reseptornya dapat menimbulkan sejumlah penyakit seperti renjatan septik

Baca selengkapnya

6 Jenis dan Fungsi Interleukin

6 Jenis dan Fungsi Interleukin Interleukin adalah salah satu dari beberapa limfokin yang mempromosikan makrofag dan sel T pembunuh dan sel B dan komponen lain dari sistem kekebalantubuh. Interleukin merupakan kelompok sitokin ( disekresi hormon ) yangpertama kali diekspresikan oleh sel darah putih (leukosit). Interleukin jangka berasal dari (antar) sebagai “sarana komunikasi”, dan (leukin) berasal dari fakta bahwa banyak dari

Baca selengkapnya
« Entri Lama