Infeksi Virus atau Common Cold Memicu Berbagai Hipersensitif Sistem dan Organ Tubuh Lainnya

swp-1511423243730..jpg

Infeksi Virus atau Common Cold Memicu Berbagai Hipersensitif Sistem dan Organ Tubuh Lainnya

Seringkali saat seseorang mengalami badan meriang, ngilu nyeri badan atau nyeri tenggorokan disertai gangguan mual, muntah, nyeri perut, asma, sesak, gangguan kulit atau gangguan hipersensitif lainnya. Bila dicermati gangguan meriang, badan ngilu, pegal pegal atau nyeri tenggorokan, sakit kepala adalah merupakan salah satu gejala infeksi virus , flu atau common cold. Ternyata pada penderita yang mempunyai riwayat asma, sensitif saluran cerna, GERD, IBS, sensitif kulit, vertigo, migraine, angguan nyeri arthritis dan gangguan hipersensitif lainnya keluhannya akan meningkat saat terjadi infeksi virus tersebut. Biasanya gangguan tersebut terjadi sekitar 5-7 hari keluhan tersebut akan membaik secara bersama sama. Puncak gangguan tersebut biasanya terjadi pada hari 1-2 dan akan membaik saat hari ke 5 – 7 saat infeksi virus akan membaik sendiri.

Saat gangguan tersebut muncul bersama sama sebenarnya beberapa keadaan yang sangat berkaitan. Ternyata infeksi virus, common cold atau flu dapat meningkatkan gangguan hipoersensitifitas pada system tubuh dan organ tubuh bagi penderita yang mengalaminya. Hipersensitifitas system dan organ tubuh tersebut diantaranya adalah gangguan fungsional pada organ tubuh yang selama ini belum pernah dikenali penyebabnya seperti GERD, IBS, Artritis, Chronic Fatique syndrome, Gangguan auto Imun (lupus, Rematoid artritis, syorgen syndrome, psoriasis dll) dan berbagai organ tubuh lainnya. ternyata saat dicermati penyebab gangguan organ tubuh dan system tubuh tersebut meningkat ternyata saat mengalami infeksi virus flu, common cold atau sejenisnya. Hal tersebut dikaitkan karena saat infeksi virus tersebut membaik dalam 5-7 hari berbagai keluhan tersebut juga membaik. Tetapi penderita tertentu sering kali mengalami kekebalan tubuh menurun sehingga mudah berulang timbul terjadi infeksi virus atau common cold sehingga keluhan tersebut berulang kali hilang timbul kekambuhannya.

Tanda dan Gejala Infeksi Virus, FLU atau Common Cold

  • Infeksi yang dimaksud disini adalah bebagai serangan infeksi yang mengganggu tubuh baik berupa infeksi virus, bakteri atau infeksi lainnya. Paling sering di antaranya adalah infeksi virus. Infeksi ini berupa radang tenggorok (faringitis akut), Radang amandel (tosilitis akut), Infeksi saluran napas atau infeksi virus lainnya yang tidak khas.
  • Gejala infeksi virus yang ringan inilah yang sering dialami oleh penderita dewasa. Gejala ringan, tidak khas dan cepat mmebaik ini sering dianggap gejala masuk angin, panas dalam atau kecapekan.

wp-1494982720122.

Tanda dan gejala umum infeksi virus yang di alami orang dewasa adalah :

  • Myalgia. Badan, otot dan tulang (khususnya tulang punggung, kaki dan tangan) ngilu dan nyeri. Gangguan ini oleh penderita sering dianggap karena kecapekan, kurang tidur atau masuk angin.
  • Sakit kepala menusuk atau sakit kepala sebelah
  • Nyeri tenggorokan, tenggorokan kering
  • Batuk ringan, bersin atau pilek. Kadang hanya terjadi dalam 1-2 hari kemudian membaik. keadaan ini sering dianggap “mau flu tidak jadi”.
  • Mual atau muntah
  • Badan kedinginan, meriang, terasa hangat di muka dan kepala
  • Badan lesu

Infeksi Virus Bisa Meningkatkan berbagai Tanda dan Gejala alergi dan hipersensitif organ tubuh pada pada orang dewasa

ORGAN/SISTEM TUBUH GEJALA DAN TANDA
1 Sistem Pernapasan
  • Batuk (terutama malam hari dan pagi hari) lama dan berulang
  • kekambuhan BRONKITIS KRONIS
  • Kekambuhan sesak (Asma)
  • Sering berdehem (batuk kecil) banyak dahak di tenggorok
1 Sistem Telinga Hidung Tenggorok
  • Nyeri tenggorokkan lebih berat,
  • Dahak di tenggorokan meningkat, pilek, bersin lebih sering
  • hidung lebih buntu
  • Ngorok (snoring, mendengkur) lebih keras
  • Kekambuhan sinusitis, polip, “hidung bengkok”.
  • Telinga lebih gatal, nyeri telingaatau berair.
  • Sering berdehem (batuk kecil) banyak dahak di tenggorok yang turun dari hidung bagian belakang (post nasal drip)
  • Muncul gangguan telinga berdenging, atau vertigo
2 Sistem Pembuluh Darah dan jantung
  • Palpitasi (berdebar-debar)
  • Flushing (muka ke merahan)
  • Nyeri dada sering dikira HEART ATTACK LIKE SYMPTOMS
  • Kolaps (jatuh), pingsan, tekanan darah rendah
  • Arhitmia (denyut jantung tidak teratur)
3 Sistem Pencernaan
  • Nyeri perut, sering diare, kembung, muntah, sulit berak (tidak berak setiap hari)
  • Sering buang angina  meningkat
  • Sariawan, mulut lebih berbau
  • Kekambuhan gejala IBD (Irritable Bowel Syndrome)
  • Kekambuhan GERD
4 Kulit
  • Dermatitis lebih meningkat
  • Urticaria (biduran), bengkak di bibir, lebam biru kehitaman
  • Alergi obat.
5 Sistem Saluran Kemih dan Genitalia
  • Sering kencing terutama malam hari, nyeri kencing,
  • vagina: keluar cairan, bengkak, kemerahan, nyeri, sakit bila berhubungan
  • KEPUTIHAN
6 Sistem Susunan Saraf Pusat
  • Sakit kepala, migrain, short lost memory (sering lupa hanya sesaat, nama orang, lupa menaruh barang ), floating (melayang)
  • Kekambuhan vertigo
  • Gangguan Tidur (sulit tidur / insomnia, sering mimpi buruk (terutama bertemu binatang (ular, yang seram2), malam sering terbangun)
  • susah konsentrasi, claustrophobia semakin meningkat (takut ketinggian), depresi semakin bertambah, sering merasa terasing atau sendiri
  • Perilaku : impulsif (bicara berlebihan), sering terburu-buru, emosi meningkat, mood swings
  • Mudah panic meningkat, paranoid atau curiga meningkat
7 Sistem Hormonal
  • Kulit lebih berminyak (atas leher), kulit lebih kering (bawah leher), jerawat bertambah banyak, endometriosis, Premenstrual Syndrome, kemampuan sex menurun,
  • Chronic Fatique Symptom (sering lemas seperti tak bertenaga)
  • Hipoglycemia like syndrome (sering lemas tak bergairah/seperti kurang gula darah)
  • Lebih mudah  marah, Mood swing, sering terasa kesepian, depresi, rambut rontok lebih banyak
8 Jaringan otot dan tulang
  • Nyeri tulang, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri dada (heart attack like symptoms/gejala seperti sakit jantung)
  • Kekambuhan osteoartritis
  • Kekambuhan Nyeri pinggang belakang,
  • Kekambuhan Nyeri lutut
  • Kekambuhan Nyeri punggung
  • Otot leher atau bahu kaku (sering dianggap salah bantal)
  • gerakan jalan terbatas/seperti pincang.
9 Gigi dan Mulut
  • Nyeri gigi dan gusi terutama gigi belakang (tanpa gigi berlubang/sering dikira karena gigi geraham yang tumbuhnya miring / teeth impacted)
  • Sariawan luka dimulut.
  • Mulut berbau
  • Gusi lebih mudah Berdarah
10 Mata
  • Mata lebih  gatal (sering menggosok mata),
  • Bintilan di mata meningkat
  • Timbul warna hitam di bawah kelopak mata.
   
11. Gangguan Auto Imun
  • Kekambuhan berbagai gejala gangguan penyakit auto imun seperti Lupus, Rhematoid Artritis, Syorgen Syndrome, dan gangguan auto imun lainnya
12  Gangguan Metabolik dan penyakit kronis lainnya
  •  Diabetes Melitus,

Faktor Yang mempengaruhi

  • Gangguan infeksi virus, flu atau common cold akan memperberat gangguan oragan tubuh atau system tubuh ternyata sering terjadi pada penderita alergi saluran cerna dan hipersensitif saluran cerna. Gangguan ini dialami oleh penderita dengan riwayat alergi makanan, intoleransi atau hipersensitif makanan lainnya.
  • Penderita gangguan hipersensitif system tubuh atau organ tubuh seperti dermatitis, asma, GERD, IBS, Artritis, penderita autoimmune mengalami gangguan hipersensitif  saluran cerna maka factor makanan sangat berpengaruh dengan terjadi gangguan.
  • Jadi secara umum alergi makanan (hipersensitif makanan), infeksi virus dan hipersenitif system dan organ tubuh adalah 3 factor penting yang sangat berkaitan untuk terjadinya kekambuhan berbagai gejela. Faktor infeksi virus paling sulit dikendalikan karena lingkungan msyarakat pada umumnya sulit dihindari dari kontak sakit virus, flu atau common cold. Ternyata yang bias diintervensi adalah alergi makanan atau hipersensitif makanan.
  • Saat alergi makanan dan hipersensitifitas makanan dikendalikan ternyata saat terjadi infeksi virus gangguan vertigo, nyeri kepala, migraine, GERD, IBS, Artritis dan berbagai gangguan lainnya tidak muncul atau lebih ringan gangguannya dan bisa mengurangi penggunaan obat yang selama ini dikonsumsi secara jangka panjang.

Kenali Tanda dan Gejala Hipersensitif dan Alergi Saluran Cerna

Berbagai tanda dan gfejala Hipersensitif dan Alergi Fungsi Saluran Pencernaan
  • GERD (Gastrooesephageal Refluks Disease), Maag, Dispepsia,
  • IBS (Irritable Bowel Syndrome)
  • Nyeri perut
  • Kembung, mual, sulit berak (konstipasi), sering buang angin (flatus), mulut berbau, kelaparan, haus,
  • saliva (ludah) berlebihan atau meningkat,
  • canker sores, sariawan, metallic taste in mouth (rasa logam dalam mulut, stinging tongue, nyeri gigi,
  • burping (glegekan/sendawa), retasting foods, ulcer symptoms, nyeri ulu hati, indigestion, mual, muntah, perut terasa penuh
  • gangguan mengunyah dan menelan, perut keroncongan
  • Nyeri Perut (spastic colitis, “emotional colitis,” kolik kandung empedu gall bladder colic, cramp)
  • diare (mudah buang air besar cair dan sering)
  • sering buang angin dan besar-besar dan panjang, timbul lendir atau darah dari
  • rektum, anus gatal atau panas.

wp-1510726155282..jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s