Alergi dan Gangguan THT Pada Dewasa

1466668103512.jpgAlergi dan Gangguan THT Pada Dewasa

Tanda dan gejala alergi makanan dan reaksi simpang makanan ternyata sangat luas dan bervariasi. Selama ini hipotesa yang berkembang dan teori yang banyak dianut bahwa alergi makanan hanya terjadi pada usia anak dan jarang terjadi pada orang dewasa harus lebih dicermati lagi. Ternyata alergi atau hipersensitif makanan selain terjadi pada anak juga terjadi pada penderita dengan bentukdan karakteristik yang sedikit berbeda. Hal ini terjadi karena adanya perjalanan alamiah alergi atau allergy march yang menunjukkan bahwa tanda dan gejala alergi berubah pada usia tertentu. Selain itu alergi biasanya diturunkan kepada anak dari salah satu orangtuanya.

Alergi makanan adalah suatu kumpulan gejala yang mengenai banyak organ dan system tubuh yang ditimbulkan oleh alergi terhadap makanan. Dalam beberapa kepustakaan alergi makanan dipakai untuk menyatakan suatu reaksi terhadap makanan yang dasarnya adalah reaksi hipersensitifitas tipe I dan hipersensitifitas terhadap makanan yang dasaranya adalah reaksi hipersensitifitas tipe III dan IV. Tidak semua reaksi yang tidak diinginkan terhadap makanan merupakan reaksi alergi murni, tetapi banyak dokter atau masyarakat awam menggunakan istilah alergi makanan untuk semua reaksi yang tidak diinginkan dari makanan, baik yang imunologik atau non imunologik. Batasan lebih jelas dibuat oleh American Academy of Allergy and immunology,The National Institute of Allergy and infections disease yaitu

Reaksi simpang makanan (Adverse food reactions) Istilah umum untuk reaksi yang tidak diinginkan terhadap makanan yang ditelan. Reaksi ini dapat merupakan reaksi sekunder terhadap alergi makanan (hipersensitifitas) atau intoleransi makanan.
Allergy makanan (Food Allergy) Alergi makanan adalah reaksi imunologik yang menyimpang. Sebagian besar reaksi ini melalui reaksi hipersensitifitas tipe 1.
Intoleransi Makanan (Food intoleran

Alergi Telinga Hidung Tenggorokan

1466668103512.jpg

Hidung :

  • Hidung buntu, bersin, hidung gatal, pilek,
  • post nasal drip (banyak lender di tenggorokan karena turunnya lender dari pangkal hidung ke tenggorokan. Tampilan batuk berdehem
  • Epitaksis (hidung berdarah)
  • Tidur mendengkur, mendengus

Tenggorok :

  • Tenggorokan nyeri/kering/gatal,
  • Palatum (langit langit mulut) gatal
  • Suara parau/serak, batuk pendek (berdehem)

Telinga :

  • Telinga terasa penuh/ bergemuruh / berdenging, telinga bagian dalam gatal
  • Nyeri telinga dengan gendang telinga kemerahan atau normal
  • Gangguan pendengaran hilang timbul, terdengar suara lebih keras
  • Akumulasi cairan di telinga tengah, pusing, gangguan keseimbangan.
  • Pembesaran kelenjar di sekitar leher dan kepala belakang bawah
  • Telinga terasa penuhKepenuhan. Telinga  dan sensasi telinga terasa penuh adalah gejala umum alergi, demikian menurut American Academy of Family Physicians. Hal ini dapat terjadi jika lendir yang dihasilkan oleh reaksi alergi, mengalir ke tabung Eustachius. Tabung ini bergerak dari bagian belakang telinga ke tenggorokan. Tugasnya adalah mengurangi kelebihan cairan dari telinga dan menyamakan tekanan di telinga. Jika lapisan tabung ini menjadi meradang, maka telinga mungkin mulai terasa kenyang dan pop.
  • Karena telinga berperan dalam menjaga keseimbangan, peradangan bisa mengakibatkan hilangnya keseimbangan, pusing dan bahkan vertigo. Langkah pertama dalam perawatan, adalah mengidentifikasi alergen yang memicu gejala, dan kemudian mengambil langkah untuk menurunkan paparan bila memungkinkan
  • Sakit kepala dan infeksi. Pada kasus yang parah, alergi dapat menyebabkan tabung Eustachian menjadi benar-benar tersumbat. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit saat cairan menumpuk di belakang gendang telinga. Jika penumpukan cairan tidak diobati, infeksi telinga dapat berkembang memperingatkan National Institutes of Health.
  • Infeksi telinga dapat menyebabkan drainase dari telinga, dering atau bunyi berdengung di telinga dan mungkin ada demam. Bayi dan anak-anak berisiko tinggi mengalami komplikasi ini. Jika infeksi bakteri maka dibutuhkan antibiotik. Seorang dokter juga dapat merekomendasikan tetes telinga untuk membantu membersihkan telinga.
  • Gangguan Pendengaran. Cairan terbentuk di telinga karena alergi dapat menyebabkan gangguan pendengaran, klaim American Speech-Language-Hearing Association. Hal ini terjadi karena cairan mencegah suara ditafsirkan dengan benar oleh telinga. Mungkin ada gangguan pendengaran yang lengkap atau mungkin ada kemampuan untuk hanya sedikit mendengar suara. Hilangnya pendengaran juga bisa mempengaruhi kemampuan berbicara dengan jelas.
  • Jika penumpukan cairan tidak menyebabkan kerusakan fisik pada telinga, maka obat untuk mengobati kondisi dasar atau pembedahan untuk menguras cairan, bisa dicoba untuk membantu memulihkan pendengaran.

wp-1510726155282..jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s