Tanda dan Gejala Artritis Reumatoid Juvenil Pada anak

1466251730947.jpgArtritis Reumatoid Juvenil (ARJ) adalah salah satu penyakit Reumatoid yang paling sering pada anak, dan merupakan kelainan yang paling sering menyebabkan kecacatan. Ditandai dengan kelainan karakteristik yaitu sinovitis idiopatik dari sendi kecil, disertai dengan pembengkakan dan efusi sendi. Ada 3 tipe ARJ menurut awal penyakitnya yaitu: oligoartritis (pauciarticular disease), poliartritis dan sistemik. Penyakit reumatik merupakan sekelompok penyakit yang sebelumnya dikenal sebagai penyakit jaringan ikat. Menurut kriteria American Rheumatism Association (ARA) artritis reumatoid juvenil (ARJ) merupakan penyakit reumatik yang termasuk ke dalam kelompok penyakit jaringan ikat yang terdiri lagi dari beberapa penyakit.

Penyakit reumatik merupakan sekelompok penyakit yang sebelumnya dikenal sebagai penyakit jaringan ikat. Kelompok ini terdiri dari berbagai penyakit yang sangat banyak jumlah dan jenisnya yang ditandai dengan artritis sendi yang mempunyai penampilan klinis dan penyebab yang berbeda. Penyakit ini juga berhubungan dengan respon spesifik tubuh yang didasari oleh patogenesis imunoinflamatorius, kemungkinan diaktivasi oleh kontak dengan antigen. Oleh karena itu dirasa perlu untuk membuat klasifikasi serta penggolongan yang mungkin dapat mempermudah pembahasannya. Tetapi karena sebagian besar etiologi dan patogenesisnya tidak diketahui maka klasifikasi tersebut dibuat hanya atas dasar manifestasi klinis. Walaupun tidak memuaskan namun cara tersebut masih dapat dipakai untuk pembahasan kategori diagnosis, terapi, dan prognosis setiap penyakit.

MANIFESTASI KLINIS

  • Gejala klinis utama yang terlihat secara obyektif adalah artritis, dimana sendi yang terkena teraba hangat dan biasanya tidak terlihat eritema. Secara klinis artritis ditentukan dengan menemukan salah satu dari gejala pembengkakan atau efusi sendi; atau dengan menemukan paling sedikit 2 gejala inflamasi sendi, yaitu gerakan sendi yang terbatas, nyeri atau sakit pada pergerakan dan panas. Pembengkakan disebabkan oleh edema jaringan lunak periartikular, efusi intra-artikular, atau dari hipertofi membran sinovial. Rasa nyeri atau sakit sendi pada pergerakan biasanya tidak begitu menonjol, namun gerakan aktif atau pasif tertentu, terutama gerakan yang ekstrim, dapat memicu nyeri. Pada anak kecil yang lebih jelas adalah kekakuan sendi pada pergerakan terutama pada pagi hari. Gejala konstitusional yang dapat muncul antara lain anoreksia, penurunan berat badan, gejala gastrointestinal dan gagal tumbuh. Kelelahan (fatigue) dapat muncul pada tipe poliartritis dan sistemik, ditandai dengan peningkatan kebutuhan tidur, merasa lemas dan iritabilitas.
  • Tipe onset poliartritis terdapat pada penderita yang menunjukkan gejala artritis pada lebih dari 4 sendi, sedangkan tipe onset oligoartritis bila mengenai 4 sendi atau kurang. Pada tipe oligoartritis sendi besar lebih sering terkena dan biasanya di daerah tungkai. Keterlibatan sendi kecil di tangan menunjukkan perkembangan ke arah poliartritis. Selain itu dapat ditemukan atrofi otot ekstensor (seperti vastus lateralis dan quadriceps) dan kontraktur otot fleksor. Pada tipe poliartritis lebih sering terdapat pada sendi-sendi jari dan biasanya simetris, tetapi di samping itu dapat ditemukan pula pada sendi lutut, pergelangan kaki, dan siku. Tipe onset sistemik ditandai oleh demam intermiten dengan puncak tunggal atau ganda lebih dari 39oC selama dua minggu atau lebih, artritis, dan biasanya disertai kelainan sistemik lain berupa ruam reumatoid linier di tubuh atau ekstremitas, serta kelainan viseral (hepatosplenomegali, serositis, limfadenopati). Ruam juga memberat dengan adanya demam.
  • Gejala klinis yang lain dapat berupa tenosinovitis, yang biasa terjadi pada pembungkus tendon ekstensor dari dorsum manus, pembungkus tendon ekstensor dari dorsum pedis, tendon tibia posterior, tendon peroneus longus dan brevis di sekitar pergelangan kaki.

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s