Permasalahan Yang Sering Tidak Diketahui Penderita Alergi Susu Sapi

wp-1465161088386.jpg

  • Susu sapi dianggap sebagai penyebab alergi makanan pada anak yang paling sering dan paling awal dijumpai dalam kehidupannya. Alergi susu sapi adalah suatu penyakit yang berdasarkan reaksi imunologis yang timbul sebagai akibat pemberian susu sapi atau makanan yang mengandung susu sapi. Alergi susu sapi adalah suatu kumpulan gejala yang mengenai banyak organ dan sistem tubuh yang ditimbulkan oleh alergi terhadap susu sapi.
  • Deteksi dan pencegahan alergi susu sapi harus dilakukan dengan cermat sejak dini. Pitfall diagnosis alergi susu sapi sering dialami karena gejalanya mirip gejala reaksi simpang  komponen susu sapi formula dan pengaruh diet ibu saat pemberian ASI.
  • Hippocrates pertama kali melaporkan adanya reaksi susu sapi sekitar tahun 370 masehi. Dalam beberapa dekade belakangan ini prevalensi dan perhatian terhadap alergi susu sapi semakin meningkat. Susu sapi sering dianggap sebagai penyebab alergi makanan pada anak yang paling sering Beberapa penelitian di beberapa negara di dunia prevalensi alergi susu sapi pada anak dalam tahun pertama kehidupan sekitar 2%. Sekitar 1-7% bayi pada umumnya menderita alergi terhadap protein yang terdapat dalam susu sapi. Sedangkan sekitar 80% susu formula bayi yang beredar di pasaran ternyata menggunakan bahan dasar susu sapi.
  • Alergi merupakan masalah penting yang tidak harus diremehkan. Reaksi yang ditimbulkan dapat mengganggu semua organ tubuh dan perilaku anak, sehingga dapat mengganggu tumbuh dan berkembangnya seorang anak.
  • Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa terdapat Allergy March atau perjalanan alamiah penyakit alergi yang timbul sesuai dengan perkembangan usia. Perjalanan alamiah alergi tersebut menunjukkan bahwa pada usia tertentu manifestasi klinis atau organ tubuh yang terganggu tampak berbeda. Pada usia sejak lahir hingga usia 5-7 tahun organ tubuh yang sangat sensitif adalah kulit dan saluran cerna. Setelah itu saluran napas termasuk asma dan hidung mulai sering terganggu. Pada usia remaja setalah memasuli usia dewasa asma berkurang tetapi gangguan hidung masih berkepanjangan.

PERMASALAHAN YANG SERING TIDAK DIKETAHUI PADA  PENDERITA ALERGI SUSU SAPI :

  • DAYA TAHAN TUBUH MENURUN :  penderita alergi sering mengalami daya tahan tubuh yang menurun sehingga mudah mengalami infeksi berulang seperti demam, batuk dan pilek. Pada kasus seperti ini sebaiknya penderita tidak terlalu cepat minum antibiotiuka, karena penyebab tersering infeksi berulang apada anak adalah virus yang tidak perlu pemberian antibiotika.
  • Amak yang sering  sering mengalami infeksi berulang tersebut  beresiko mengalami Tonsilitis kronis (amandel membesar) atau infeksi telinga (Otitis media )
  • Penderita alergi sering mengalami OVERDIAGNOSIS TBC atau masyarakat sering mengistilahkan ”FLEKS”  (Terlalu cepat menerima diagnosis TBC padahal belum tentu mengalami infeksi tersebut)
  • Mudah mengalami infeksi jamur di saluran cerna dan kulit  (HIPERSENSITIF CANDIDIASIS) di lidah, selangkangan, di leher, perut, dada atau keputihan.

wp-1510726155282..jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s